Memanfaatkan Botol Plastik Bekas di Rumah


image002

Memanfaatkan Botol Plastik Bekas di Rumah

Biasanya kita selalu membuang botol Plastik bekas di rumah begitu saja. Paling tidak, botol itu bisa ditukan dengan abu gosok atau dijadikan pot bunga. Tapi, untuk botol tertentu, kita bisa merubahnya menjadi sesuatu yang lain. Tapi, botol tersebut harus mempunyai ukuran tertentu.

Misalnya botol plastik bekas seperti yang saya ambil sebagai contoh. Kebetulan, setiap bulan, saya selalu menghasilkan 1 botol plastik bekas. Dan kalau sebelumnya bootol jenis ini selalu dibuang begitu saja, maka sekarang saya sudah gunakan sebagai benda yang mempunyai manfaat.

Manfaat yang saya maksud adalah menggunakannya sebagai tutup Lubang Resapan Biopori. Pasti sudah banyak yang tau, apa itu biopori. Nah, biopori adalah lubang yang dibuat dengan sengaja (oleh manusia) sebagai sarana atau media air untuk lebih cepat masuk ke dalam tanah. Dan biopori sudah menjadi tren lingkungan hidup dimanapun terutama di wilayah DKI Jakarta.

Nah, untuk langkah pertama adalah kita menyiapkan satu botol plastik bekas. Pada bagian atas atau bagian tutup, kita potong dengan menggunakan pisau atau benda tajam lainnya. Karena, nantinya yang akan kita pakai adalah bagian bawahnya atau bagian pantatnya.

Setelah itu, lubang bagian bawah kita beri lubang sebagai sarana masuknya air. Ukurannya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Kita asumsikan cukup untuk masuknya air. + sebesar pensil. Bagaimana cara melubanginya? Kita bisa menggunakan besi atau obeng yang kita panaskan. Setelah kita anggap cukup panas, besi itu sudah bisa kita pakai untuk melubangi bagian bawah botol plastik bekas. Usahakan dibuat memutar dan banyak. Jelasnya, seperti saringan air gitu.

image006

Setelah botol itu siap, maka kita membuat lubang di tanah yang sudah kita atur sebelumnya. Diatur maksudnya adalah mencari dataran rendah pada perkarangan kita. Atau kita bisa menggunakan selokan air di halaman atau bagian-bagian lainnya. Yang lebih rendah Maksudnya adalah, secara otomatis, air akan mengalir ke tempat yang lebih rendah. Sampai dititik itu, air kita bantu masuk ekdalam tanah dengan Lubang Biopori dengan menggunakan Botol Plastik bekas yang sudah kita persiapkan tadi.

Jika kita sudah mempunyai alat pembuat lubang, maka pembuatan lubang akan lebih mudah. Tapi kalau belum, maka gunakan alat-alat lainnya seperti linggis. Buatlah lubang selebar botol plastik dan dalamnya sekitar 80 – 100 cm. Jangan terlalu lebar karena botolnya bakal tenggelam. Atau jika takut tenggelam, maka pada bagian bawah bootol yang sudah kita lubangi, kita buat penahan.

Setelah lubang jadi, makan masukan botol plastik tadi dengan posisi terbalik ke dalam tanah. Posisi bagian pantat botol yang sudah dilubangai, berada diatas. Masukan secara perlahan supaya dinding tanah yang sudah dilubagi tidak runtuh. Dan ingat, panjang botol tidak menutup semua dinding lubang tanah itu. Hanya sekitar 25-30 cm saja. Makanya, saat pemasukan botol plastik, kita harus melakukannya secara perlahan. So, dengan demikian Lubang Biopori sudah jadi dan siap dipergunakan. Untuk membuat hati kita yakin, maka tanah di sekitar permukaan dirapikan dan kita coba dengan menyiramnya dengan air.

Nah, bagaimana? Mudah bukan. Bagaimana kalau kita mencobanya sekarang. Karena mungkin sebentar lagi, musim hujan akan tiba… selain membuat air lebih cepat masuk, kita pun bisa memanfaatkan botol plastik bekas di rumah kita… SELAMAT MENCOBA…

About these ads

12 Comments

  1. Terima kasih Ibu Nur…

    Kalo yang model botol bekas, botolnya kita lubangi dan cara pakainya adalah dengan dibalik. Jadi, lubang yang kita buat sebelumnya adalah tanah polos, tanpa pipa PVC. Setelah tanah kita gali dengan bentuk silindris, maka, botol itu langsung bisa dipakai…

  2. Sebenarnya, tulisan ini lebih kepada pemanfaatan barang bekas saja. Yang intinya adalah menggunakan barang bekas yang berbentuk silinder atau pipa untuk mengantarkan air hujan atau air bekas cucian (dan lain sejenisnya) lebih cepat masuk ke dalam tanah.

    Jadi, menurut saya, sebenarnya botol plastik berbentuk silinder apa saya bisa digunakan. Cuma, memang harus hati-hati dalam penggaliannya…

    Gak pake botol bekas, juga bisa kok. asalkan tanahnya gak terlalu lembek… Geetooo..

    Makasih ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s